Showing posts with label dunia. Show all posts
Showing posts with label dunia. Show all posts

Wednesday, December 18, 2013


Saat dia tersenyum tenang dan jubah burgundinya tertiup angin segar Himalaya, tidak sulit untuk mengetahui mengapa ilmuwan menetapkan Matthieu Ricard sebagai orang yang paling bahagia yang pernah mereka uji.

Biksu yang juga orang kepercayaan Dalai Lama itu dengan penuh semangat menjelaskan kenapa meditasi bisa mengubah otak dan meningkatkan kebahagiaan orang, dengan cara yang sama seperti angkat berat meningkatkan kekuatan otot.

"Ini adalah penelitian luar biasa karena menunjukkan bahwa meditasi bukan hanya mencari kebahagiaan di bawah pohon mangga tapi benar-benar mengubah otak dan diri Anda," tutur pria Prancis tersebut AFP.

 


Ricard, orang terpelajar yang suka mengelilingi dunia dan meninggalkan semua hal untuk menjadi biksu Buddha Tibet di pertapaan Himalaya, mengatakan orang bisa menjadi bahagia jika mereka melatih otak.

Ilmuwan saraf otak Richard Davidson memasang kabel pendeteksi dengan 256 sensor pada tengkorak Ricard di University of Wisconsin empat tahun lalu, sebagai bagian dari penelitian ratusan praktisi meditasi. 

Hasil scan menunjukkan bahwa ketika merenungkan kasih sayang, otak Ricard menghasilkan tingkat gelombang gamma — yang terkait dengan kesadaran, perhatian, pembelajaran dan memori — "yang tidak pernah disebutkan sebelumnya dalam literatur tentang ilmu neurosains,” kata Davidson.

Hasil scan juga menunjukkan aktivitas berlebihan di korteks prefrontal kiri otaknya dibandingkan dengan bagian kanan, yang memberinya kapasitas abnormal yang cukup besar untuk merasakan  kebahagiaan dan mengurangi kecenderungan terhadap hal-hal negatif, menurut keyakinan para peneliti.

 


Penelitian terhadap fenomena ini, yang dikenal sebagai "neuroplastisitas", masih dalam tahap awal dan Ricard berada di garis depan eksperimen baru ini bersama dengan para ilmuwan terkemuka lainnya di seluruh dunia.

"Kami telah mencari selama 12 tahun tentang efek jangka pendek dan jangka panjang pelatihan pikiran melalui meditasi dengan memusatkan perhatian, kasih sayang, dan keseimbangan emosional," katanya.

"Kami telah menemukan hasil yang luar biasa dengan praktisi jangka panjang yang melakukan 50.000 kali meditasi, tetapi juga dengan yang melakukan meditasi 20 menit per hari selama tiga pekan, yang tentu saja lebih bisa diterapkan untuk zaman modern."

Pria berusia 66 tahun itu, yang menemani biksu senior Tibet lainnya di sebuah wilayah Himalaya terpencil, Upper Dolpa, telah menjadi biksu Buddha yang dihormati dunia dan merupakan salah satu cendekiawan agama terkemuka dari Barat.

Tapi dia tidak selalu berada di jalan menuju pencerahan.

 


Ricard dibesarkan di kalangan elit intelektual Paris sebagai putra filsuf libertarian Prancis, Jean-Francois Revel dan pelukis cat air abstrak Yahne Le Toumelin.

"Semua orang itu biasanya berkumpul, sebagian besar adalah kaum intelektual Paris. Kami mengenal pelukis Perancis dan saya sendiri tertarik pada musik klasik sehingga saya bertemu banyak musisi," katanya.

"Saat makan siang kami akan bertemu dengan tiga pemenang Hadiah Nobel makan bersama kami ... Itu luar biasa. Beberapa di antara mereka menyenangkan tetapi beberapa di antaranya tidak."

Pada saat dia mendapat gelar PhD dalam bidang genetika sel dari Institut Pasteur di Paris pada 1972 dia merasa kecewa dengan perdebatan saat pesta makan malam dan memulai perjalanan ke Darjeeling di India selama masa liburan.

Menjauhkan diri dari hubungan intim dan karier, dia pindah ke India untuk mempelajari agama Buddha dan muncul 26 tahun kemudian dengan buku "The Monk And The Philosopher", sebuah dialog tentang makna hidup yang dia tulis bersama ayahnya.

 


"Itu adalah akhir dari waktu tenang saya karena buku itu menjadi bestseller. Tiba-tiba saya diproyeksikan ke dunia Barat. Lalu saya melakukan dialog lebih banyak dengan para ilmuwan dan semuanya mulai berjalan di luar kendali.”

"Saya benar-benar terlibat dalam penelitian ilmu pengetahuan dan ilmu meditasi."

Sebagai biksu terkemuka di Biara Shechen Kathmandu, Ricard membagi waktunya di antara meditasi pengasingan diri, penelitian ilmiah dan menemani Dalai Lama dalam perjalanan ke negara-negara berbahasa Prancis dan konferensi ilmu pengetahuan.

Dia menjadi pembicara di World Economic Forum di Davos pada puncak krisis keuangan 2009 untuk memberitahu para pemimpin negara dan bisnis bahwa sudah waktunya untuk mengubur keserakahan dan “membantu orang lain".

Karyanya yang lain termasuk "Happiness: A Guide to Developing Lifes Most Important Skill" dan beberapa koleksi foto-foto pemandangan, orang dan guru spiritual dari Himalaya.

Ricard menyumbangkan semua hasil penjualan bukunya untuk 110 proyek kemanusiaan yang telah membangun sekolah untuk 21.000 anak-anak dan menyediakan layanan kesehatan bagi 100.000 pasien per tahun.

Dia mendapat penghargaan French National Order of Merit atas karyanya dalam melestarikan budaya Himalaya, tetapi karyanya di bidang ilmu kebahagiaan yang mungkin mendefinisikan dirinya yang sebenarnya.

Ricard melihat hidup yang baik, dan menunjukkan kasih sayang, bukan sebagai perintah agama, tetapi sebagai cara praktis untuk mendapatkan kebahagiaan.

"Cobalah untuk memeriksa, menyelidiki dengan tulus," katanya. "Itulah yang coba diungkapkan dari ajaran Buddha -- mekanisme kebahagiaan dan penderitaan. Itu adalah ilmu dari pemikiran". Sumber 

Saturday, October 26, 2013

Dunia Ramai Membicarakan Pencapresan Jokowi - Jakarta : Nama Jokowi yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta terus meroket. Dalam sejumlah survei lembaga nasional, pria bernama lengkap Joko Widodo ini kerap menempati nomor wahid sebagai calon presiden. Elektabilitasnya tertinggi. Warga Indonesia pun terus membicarakan sepak terjang mantan Walikota Solo itu.

Tapi Jokowi tidak hanya dikenal di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Sosoknya berkali-kali diulas dan ditulis media luar sebagai pemimpin masa depan.

Baru-baru ini, sejumlah media asing menulis pencapresan Jokowi. Seperti portal berita Australia News.com.au. Dalam beritanya berjudul Heavy metal-loving Jakarta governor Joko Widodo tipped for presidency, media tersebut menyebut alasan Jokowi bisa cepat meroket dalam bursa capres.

"Mengenakan kaos hitam dan jaket kulit hitam, menonton konser Metallica di area festival. Hal itulah yang membuatnya berbeda dengan politisi lain dan cepat meroket dalam bursa capres," tulis News.com.au.

"Saya memang suka dengerin lagu metal. Dari Metallica, Led Zeppelin, Napalm Death. Itu jiwa saya," demikian ucapan Jokowi yang dikutip media Negeri Kangguru itu.

Jokowi disebutkan pula sebagai seorang pemimpin yang tak memperlihatkan kekuasaannya. Ia adalah sosok yang selalu turun ke lapangan. Sangat memikat rakyat dan mengguncang arena politik yang didominasi tokoh-tokoh era Presiden Soeharto.

"Baru 1 tahun terpilih menjadi gubernur, pria yang lahir di daerah kumuh itu menjadi capres favorit pada Pemilu 2014," papar News.com.au.

Namun hingga kini Jokowi belum menentukan sikap apakah bakal nyapres atau tidak. Ia menegaskan, keputusan itu diserahkan kepada pemimpin partainya. Ia juga mengaku ingin fokus mengurus Jakarta, seperti kemacetan dan banjir.

"Sementara dukungan untuk Widodo yang sukses memimpin Solo terus mengalir," sebut News.com.au.

Blusukan

Saat keliling Jakarta, Jokowi tidak sungkan-sungkan untuk keluar dari mobil. Naik taksi atau ojek di padatnya lalu lintas ibukota.

"Tak seperti politisi lain, ia mengunjungi tempat kumuh penuh tikus. Mendengarkan keluhan dan memeriksa kinerja bawahnnya lewat inspeksi dadakan."

Jokowi baru-baru ini melantik Walikota Jakarta Timur di tempat pembuangan sampah. Ini untuk mendidik pemimpin lokal agar terbiasa menangani langsung hal-hal yang kotor. Juga agar berusaha membersihkan ibukota.

"Dengan turun ke lapangan, kita bisa langsung mengetahui masalah dan memecahkannya," kata Jokowi di ruang kantornya, yang dihiasi layar pantauan lalu lintas dan dokumen yang menumpuk di meja.

Jokowi juga telah menyelesaikan langkah awal dalam mengatasi kemacetan, seperti mengatur pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Blok G, pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara.

Disebutkan pula, Jokowi adalah seorang putra tukang kayu. Sosoknya kontras dengan politisi terkenal lainnya yang berduit.

"Prabowo Subianto adalah mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang dituding melakukan pelanggaran HAM di Timor Timur. Sedangkan Aburizal Bakrie adalah pengusaha yang disebut terlibat sejumlah kontroversi," tulis News.com.au membandingkan dengan Jokowi. Namun Prabowo dan Aburizal kalah oleh Jokowi dalam sejumlah survei.

Sikap PDIP

Tapi sekali lagi, lanjut News.com.au, PDIP belum menentukan Jokowi sebagai kandidat mereka. Meski pengamat menilai hal tersebut lantaran PDIP tidak ingin terlalu cepat menentukan capres sebelum Juli 2014.

"Sementara Jokowi semakin tenar lewat kerjanya. Dan sudah terlihat tanda-tanda masalah Jakarta selesai walau sempat dikecam atas kebijakannya memindahkan penduduk di wilayah kumuh."

"Tapi ada pihak yang khawatir apabila Jokowi menjadi presiden yang bisa memerangi korupsi endemik di tubuh pemerintahan."

Terakhir, News.com.au kembali menyinggung bagaimana Jokowi menonton konser Metallica bersama para pemuda Indonesia. "Jelas, ia tak nyaman berbaur dengan orang kaya dan VIP. Ia lebih suka nonton di tengah-tengah kerumunan."

Ulasan Jokowi ini juga dimuat media asing lain dengan judul dan isi yang sama, yakni media Malaysia The Malaysian Insider, koran Filipina The Inquirer, dan portal berita Arab News.

Komentar dari pembaca asing pun datang untuk Jokowi. "You Rock!" kata warga Filipina, Alagad ni Mang Tomas dalam laman The Inquirer.

Dunia Ramai Membicarakan Pencapresan Jokowi

Sosok pria kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961 itu sebelumnya juga pernah menjadi objek opini akademisi dan pengamat politik mancanegara. Nama Jokowi pun pun di media luar negeri. Seperti BBC yang menyebut Obamanya Jakarta, The Malay Mail Butuh Jokowinya Malaysia.

Selain itu, The Australian Obamanya Indonesia, The Hindu Mana Jokowinya India?, Juga The Star Hanya Jokowi Capres yang Tepat. (Riz/Mut) - Liputan6.com

[ source ]

PERNAHKAH kamu mengamati logo atau lambang seperti ini ? Nah kamu mungkin sudah tahu, itu adalah lambang untuk menyatakan jenis kelamin lelaki dan wanita. Mengapa simbolnya seperti itu? Apa arti yang terkandung pada simbol itu? Bagaimana sejarahnya?
Cukup menakjubkan bahwa keberadaan simbol itu sudah cukup lama. Didalam dunia Ilmu pengetahuan saja, lambang ini untuk pertamakalinya dipakai pada tahun 1753 oleh Pengarang buku Species Plantarum. Sebelumnya simbol-simbol yang menyatakan laki dan perempuan ini ditemukan pada peninggalan-peninggalan kuno pada jaman prasejarah.
Sebelum ada tulisan, bangsa-bangsa prasejarah menggunakan gambar dan simbol untuk “berkomunikasi”. Para ahli mencoba untuk mencari hubungan mengapa simbol tersebut yang digunakan untuk menunjukkan laki dan perempuan.
Ada yang berpendapat tanda lingkaran dan panah menunjukkan bahwa laki-laki saat itu memang dikenal sebagai pemburu yang bersenjatakan tombak, sementara simbol lingkaran dengan tanda silang dibawahnya, sebagai penggambaran perempuan, menunjukkan bahwa wanita memiliki kecenderungan bercermin (lambang itu dianalogikan sebagai cermin bergagang).
Namun ada juga yang menyebutkan bahwa simbol-simbol itu telah mengalamai perubahan sejak lama, yang diturunkan dari bentuk fisik manusia laki-laki dan perempuan.
Oh ya simbol ini juga digunakan sebagai simbol planet di tata surya kita, yaitu untuk Mars dan Venus (yang selanjutnya juga dikenal : Mars sebagai gambaran laki-laki, dan Venus untuk Perempuan).
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!